Lebih dari 3 Juta Botol Obat Tetes Mata Ditarik dari Pasaran
   
       
       

Lebih dari 3 Juta Botol Obat Tetes Mata Ditarik dari Pasaran

obat tetes mata
obat tetes mata

Badan pengawas obat dan makanan Amerika Serikat, U.S. Food and Drug Administration (FDA), mengumumkan penarikan lebih dari 3 juta botol obat tetes mata dari peredaran di seluruh Amerika Serikat.

Penarikan obat tetes mata ini dilakukan karena adanya kekhawatiran terkait kemungkinan masalah sterilisasi pada proses produksi.

Penarikan tersebut melibatkan sekitar 3,1 juta botol obat tetes mata yang diproduksi oleh perusahaan farmasi K.C. Pharmaceuticals, Inc.

Produk-produk tersebut sebelumnya didistribusikan ke berbagai toko ritel dan apotek besar di seluruh kawasan Amerika Serikat.

Menurut FDA, perusahaan mulai melakukan penarikan produk secara sukarela pada 3 Maret 2026. Selanjutnya, pada akhir Maret 2026, lembaga tersebut mengklasifikasikan kasus ini sebagai recall kelas II.

Yaitu penarikan produk yang berpotensi menimbulkan dampak kesehatan sementara atau gangguan yang masih dapat ditangani secara medis.

Produk obat tetes mata yang ditarik diketahui dijual melalui sejumlah jaringan ritel besar, termasuk Walgreens, CVS Pharmacy, dan Kroger. Penarikan ini mencakup beberapa jenis produk dengan berbagai ukuran kemasan.

FDA menyatakan bahwa penarikan dilakukan karena produsen tidak dapat memastikan sepenuhnya bahwa produk diproduksi dalam kondisi steril.

Ketidakpastian tersebut berpotensi menyebabkan kontaminasi mikroorganisme pada obat tetes mata.

Meski demikian, hingga saat ini belum ada laporan resmi mengenai kasus infeksi atau gangguan kesehatan yang secara langsung dikaitkan dengan produk tersebut.

FDA tetap mengimbau konsumen yang memiliki produk dari daftar penarikan untuk segera memeriksa nomor lot dan tanggal kedaluwarsa, serta menghentikan obat tetes mata apabila termasuk dalam produk yang ditarik dari pasar.